SOSIALISASI PROGRAM DESA WONOMARTO MENUJU KAMPUNG MOCAF: “PENGUATAN POTENSI PANGAN LOKAL BERBASIS SINGKONG” BERSAMA FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KOTABUMI

SOSIALISASI PROGRAM DESA WONOMARTO MENUJU KAMPUNG MOCAF: “PENGUATAN POTENSI PANGAN LOKAL BERBASIS SINGKONG” BERSAMA FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KOTABUMI

Minggu, 21 Juni 2026, merupakan kegiatan sosialisasi Program Desa Wonomarto Menuju Kampung MOCAF yang bertujuan untuk mendorong pengembangan potensi desa melalui pemanfaatan singkong sebagai bahan baku tepung Modified Cassava Flour (MOCAF). Program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis pangan lokal yang berkelanjutan. Kegiatan berupa penyampaian materi serta diskusi konsep Kampung MOCAF adalah salah satu strategi pemberdayaan masyarakat desa.

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Narasumber kegiatan, Bapak Budi Yul Hartono, S.IP., M.IP.
  2. Wakil Rektor II UMKO, Bapak Dr. Slamet Haryadi, S.H., M.Hum.
  3. Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO).
  4. Perangkat Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara
  5. Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Wonomarto.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara. Program Desa Wonomarto Menuju Kampung MOCAF diselenggarakan sebagai upaya memanfaatkan potensi singkong yang melimpah di Lampung dan menjadikan produk yang bernilai tambah tinggi berupa tepung MOCAF. Selain sebagai alternatif pengganti tepung terigu, MOCAF memiliki keunggulan sebagai tepung bebas gluten (gluten free) dan memiliki indeks glikemik lebih rendah, sehingga lebih mendukung pola konsumsi sehat. MOCAF juga memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan serta dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Melalui program ini, diharapkan Kelompok Wanita Tani (KWT) dapat meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan pendapatan keluarga, sekaligus mewujudkan Desa Wonomarto sebagai sentra produksi MOCAF di Kabupaten Lampung Utara. Kegiatan sosialisasi Program Desa Wonomarto Menuju Kampung MOCAF dilaksanakan secara bertahap dan diawali dengan pembukaan serta sambutan dari Kepala Desa Wonomarto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pengembangan potensi lokal berbasis singkong sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Kepala Desa juga berharap sinergi antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan perguruan tinggi dapat mempercepat terwujudnya Desa Wonomarto sebagai Kampung MOCAF yang mandiri dan berdaya saing.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, Bapak Budi Yul Hartono, S.IP., M.IP. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan strategi pengembangan Kampung MOCAF berbasis pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Beliau menyampaikan bahwa ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Wonomarto telah memiliki modal yang sangat baik karena telah mampu memproduksi tepung MOCAF secara mandiri. Kondisi tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan skala usaha dan memperluas manfaat ekonomi yang dihasilkan.
Lebih lanjut, Bapak Budi Yul Hartono, S.IP., M.IP. memberikan arahan agar pengembangan Kampung MOCAF tidak hanya berhenti pada produksi tepung MOCAF, tetapi juga diperkuat melalui sinergi antar pelaku usaha dalam bentuk pembentukan koperasi. Koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bersama yang menghimpun para produsen MOCAF dan kelompok pengolah produk turunannya, seperti pembuat aneka kue berbasis MOCAF. Dengan adanya kelembagaan yang kuat, rantai produksi dan pemasaran dapat berjalan lebih terintegrasi sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan perguruan tinggi dalam mewujudkan Desa Wonomarto sebagai Kampung MOCAF yang tidak hanya menghasilkan tepung MOCAF, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi melalui penguatan kelembagaan dan kerja sama yang berkelanjutan. Selama sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan menyampaikan berbagai pertanyaan dan gagasan mengenai pengembangan produk berbasis MOCAF serta peluang pembentukan koperasi sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis pangan lokal di Desa Wonomarto.

Managed & Maintenanced by ArtonLabs