Budidaya peternakan merupakan sebuah usaha yang menjanjikan dengan permintaan pasar yang tidak pernah surut. Untuk meningkatkan hasil usaha budidaya peternakan diperlukan pakan yang berkualitas. Namun, pada daerah yang tidak memiliki suplai pakan yang kurang tersedia sepanjang tahun dapat memanfaatkan pengawetan maupun pengolahan pakan.

Silase adalah sebuah proses pengolahan hijauan makanan ternak dengan cara diawetkan melalui proses fermentasi dan dapat disimpan dalam waktu lama berkisar antara 3-6 bulan.
Tujuan utama pembuatan silase adalah untuk memaksimumkan pengawetan kandungan nutrisi yang terdapat pada hijaun atau bahan pakan ternak lainnya, agar dapat disimpan, untuk kemudian diberikan sebagai pakan bagi ternak sehingga dapat mengatasi kesulitan dalam mendapatkan pakan hijauan pada musim kemarau atau minim pakan.
A. Bahan dan alat pembuatan Silase
- Pakan Hijauan Segar
- Dedak/Bekatul
- EM-4 Peternakan
- Molase (Gula Merah/Gula Pasir)
- Air secukupnya
- Mesin Pencacah (Chopper)
- Kantong Plastik Bening, gelang karet/tali
- Silo (Drum Plastik)
B. Proses Pembuatan Silase
- Pemanenan pakan hijauan ternak, kemudian dilayukan hingga kadar air ± 60-70%.
- Memotong pakan hijauan dengan mesin chopper
- Menempatkan pakan hijauan yang telah dipotong-potong pada tempat fermentasi bisa berupa lantai yang dilapisi alas terpal.
- Campurkan dedak/bekatul (2,5%) dengan potongan pakan hijauan tersebut
- Larutkan 3 tutup botol EM-4 peternakan kedalam 2 liter air bersih, tambahkan molase secukupnya, aduk sampai larutannya bercampur secara merata
- Siramkan campuran larutan tersebut pada pakan hijauan secara merata
- Aduk bahan-bahan tersebut secara merata
- Masukkan bahan pakan tersebut kedalam kantong plastik bening, padatkan untuk mengurangi kandungan udara dalam kantong plastik tersebut
- Ikat ujung kantong plastik dengan gelang karet/tali agar udara tidak bisa masuk
- Masukkan kantong plastik yang berisi pakan tersebut kedalam silo atau drum plastik dan tutup drum tersebut dengan rapat
- Lakukan pemeraman selama 5-7 hari.
C. Ciri-ciri silase yang baik antara lain :
Rasa dan bau asam, warna pakan masih hijau, tekstur hijauan seperti bahan asal, tidak berjamur, tidak berlendir atau menggumpal, secara kimiawi banyak mengandung asam laktat, N amonia rendah dan pH rendah 4,2- 4,8.
Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/99934/pembuatan-pakan-ternak-silase-sederhana/