
Dalam pembangunan pertanian Indonesia, cabai merupakan salah satu komoditas strategis nasional karena memiliki kedudukan khusus di masyarakat sebagai bahan makanan/bumbu yang dikonsumsi setiap saat, dan karena gejolak harga cabai yang ditimbulkan dapat mempengaruhi inflasi.
Sehingga, di tengah tinggi harga cabai seperti saat ini (menjelang liburan Natal dan Tahun Baru) atau hari-hari besar lainnya, dirasa perlu untuk dapat mengetahui konsep dan strategi penanam cabai di rumah sendiri. Berikut adalah tahapan serta proses penanaman cabai dalam polibag, dikutip dari http://cybex.pertanian.go.id, dan artikel oleh Nike Irawati, S.E.
Syarat tumbuh tanaman cabai adalah:
- Tumbuh di dataran rendah – tinggi (1.400 Mdpl)
- Butuh curah hujan berkisar 800 mm/thn – 2.000 mm/thn
- Kelembaban 60 -80 %
- Tipe iklim D3/E3 (0-5 bulan basah dan 4-6 kering)
- Keasaman tanam Ph 5,5 – 7
- Jenis tanah aluvial, andosol, latosol dan mediterania
- Suhu 24-28 °C dengan suhu tidak terlalu dingin hingga 15 dan 32 °C (panas)
TEKNIK BUDIDAYA CABE DALAM POLYBAG
PERSIAPAN LAHAN
- Lahan bebas dari sampah, limbah atau semak belukar,
- Lahan digunakan untuk persemaian dan pembesaran
- Lahan mudah diakses dan atau ada jalan usaha tani
- Media tanam dalam polybag berupa campuran pupuk organik padat matang dan tanah gembur (top soil)
SUMBER AIR DAN SARANA PENGAIRAN
- Tersedia sumber air dan sarana irigasi yang cukup selama persemaian dan pembesaran
JENIS DAN VARIETAS
- Jenis Cabai terdiri dari cabai rawit dan cabai merah
- Jenis cabai rawit yang digunakan adalah cabai rawit merah yang saat muda berwarna putih dan tuanya berwarna orange atau merah
- Varietas benih yang digunakan sudah terdaftar oleh Menteri Pertanian
PENYEMAIAN BENIH
- Penyemaian dapat dilakukan dengan menggunakan polybag hitam ukuran 10 cm x 5 cm (diameter 5 cm) yang telah diisi media semai
- Menyiram media secara hati-hati sebelum peletakan benih (menggunakan spayer)
- Melakukan seed treatment (perlakukan benih) sebelum disemai
- Meletakkan benih yang sudah siap kedalam polybag persemaian
- Polybag semai diletakkan pada tempat yang tidak terkena hujan/sinar matahari langsung
- Melakukan penyemprotan air secara berkala dengan menggunakan sprayer
- Memelihara tanaman sampai siap dipindahkan ke polybag pembesaran (kira kira sudah tumbuh 3-4 daun)
PENYIAPAN MEDIA TANAM
- Media tanam berupa campuran tanah gembur dan pupuk organik padat matang (perbandingan 1:1)
- Untuk media tanam yang terlalu asam dilakukan pengapuran hingga pHnya 5,5 – 7
PENYIAPAN POLYBAG PEMBESARAN
- Polybag warna hitam
- Ukuran Polybag 30 cm x 30 cm (diameter 25 cm dan tinggi 20 cm), tebal 0,08 – 0,10 mm
PEMINDAHAN BIBIT
- Umur bibit kurang lebih 21 hari (minimal memiliki 3-4 helai daun sempurna)
- Media tanam disiram air terlebih dahulu sehari sebelum transplanting
- Membuat lubang pada media tanam sesuai ukuran polybag persemaian
- Memindahkan bibit ke polybag pembesaran secara hati-hati
- Memasang ajir 21 hari setelah tanam
PEMELIHARAAN TANAMAN
- Melakukan penyiraman pagi/sore hari
- Melakukan penyulaman apabila tanaman mati atau terserang penyakit
- Membersihan gulma/rumput
- Melakukan pemupukan NPK 15:15:15 dosis 5 gr/polybag pada
- Umur tanaman 3,5,7 dan 9 minggu setelah tanam
- Umur tanaman 13 dan 15 minggu setelah tanam
- Melakukan perempelan pada daun-daun tua, bunga pertama dan seluruh tunas yang keluar dari ketiak daun dibawah percabangan pertama.
- Pengendalian OPT, dilakukan sesuai prinsip PHT
- Pemeliharaan tanaman dilakukan hingga fase generatif (mulai berbunga) umur tanaman 50-65 HST
Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/99960/budidaya-cabe-dalam-polybag/