
Kemalo Abung – Rabu, 22 Juli 2026, Mahasiswa melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian dengan tema “Fungisida Kapur Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Bulai Pada Tanaman Jagung” Materi yang disampaikan meliputi pengertian penyakit bulai, penyebab, cara pengendalian, manfaat fungisida kapur, serta pengenalan alat, bahan, dan perbandingan dalam pembuatan FUKA.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa umko fakultas pertanian dan peternakan prodi Agroteknologi dan Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak semester 2 dengan dosen pembimbing Mata Kuliah ibu Yuni Elmita Sari S.P.M.SI dan kelompok wanita tani (KWT) Gesang Abadi yang menjadi peserta penyuluhan.
Kegiatan dilaksanakan pada hari rabu, 22 Juli 2026 di desa Kemalo Abung. Kegiatan penyuluhan ini di laksanakan sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah dasar-dasar Penyuluhan dan komunikasi.selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, khususnya petani, mengenai penyakit bulai pada tanaman jagung serta memperkenalkan fungisida kapur (FUKA) sebagai alternatif pengendalian yang lebih murah, aman, dan ramah lingkungan.Melalui penyuluhan ini diharapkan peserta mampu menerapkan informasi yang telah diperoleh untuk mencegah serangan penyakit bulai dan meningkatkan produktivitas tanaman jagung
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai penyakit bulai yang dapat menyebabkan daun jagung menguning, pertumbuhan tanaman terhambat, hingga gagal berbuah. Selanjutnya, pemateri menjelaskan penyebab penyakit bulai serta cara pengendaliannya menggunakan fungisida kapur (FUKA). Peserta juga diperkenalkan dengan bahan-bahan yang digunakan, yaitu jeruk purut, kapur gamping, dan air, beserta alat dan perbandingan pembuatannya. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias serta memperoleh pemahaman mengenai manfaat FUKA sebagai fungisida nabati yang dapat membantu mencegah penyakit bulai, memperbaiki kondisi tanah yang asam, memperkuat tanaman, lebih hemat biaya, dan lebih aman bagi lingkungan maupun kesehatan petani. Diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas tanaman jagung.
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |



