Pak Yanto,  Seorang Perantau dari Jawa Barat, Berjualan Keripik Singkong Keliling di Tanah Rendah

Pak Yanto,  Seorang Perantau dari Jawa Barat, Berjualan Keripik Singkong Keliling di Tanah Rendah

Tanah Rendah,  24 Mei 2025 — Di tengah persaingan usaha kecil yang semakin ketat, seorang perantau asal Provinsi Jawa Barat, pak yanto, membuktikan bahwa kerja keras dan kemauan untuk berusaha dapat membuka jalan rezeki. Pak yanto dikenal sebagai pedagang keripik singkong keliling yang rajin berkeliling dari pagi hingga sore di wilayah desa tanah rendah dan sekitarnya.

Pak yanto bukan hanya pedagang, tetapi juga bagian dari tim produksi keripik singkong. bersama beberapa temannya, ia turut memproduksi keripik yang ia jual sendiri. meski bukan asli warga Tanah Rendah, Pak yanto memilih menetap sementara di desa ini dengan cara mengontrak rumah. Kesehariannya ia jalani dengan penuh semangat meski harus berjalan kaki dengan mendorong gerobaknya menyusuri berbagai wilayah.

Kegiatan berkeliling ini dilakukan oleh pak yanto di setiap harinya, mulai dari pukul 09.30 hingga 17.30, berkeliling di beberapa lokasi seperti Sribasuki, Pasar, dan Pelangi atau gapura dengan grobak yang  sudah di modifikasi di lengkapi dengan kaca etalase agar kripik singkong tetap higienis dan menarik perhatian pembeli. Lokasi-lokasi ini dipilih karena cukup ramai dan strategis untuk menjajakan produk makanan ringan seperti keripik singkong.

Menariknya, usaha ini tidak dilakukan pak yanto sendirian. Di belakang layar, ada sosok Bapak Aripin, warga asli Tanah Rendah yang berperan sebagai penyedia bahan baku utama. Bapak Aripin menyuplai singkong dan berbagai kebutuhan produksi, sedangkan Pak Yanto dan rekan-rekannya yang mengolah dan memasarkan hasilnya. Sistem kerja sama yang diterapkan adalah sistem bagi hasil, di mana Pak Yanto memperoleh 30% keuntungan dari total penjualan harian.

Pak Yanto mengungkapkan bahwa alasan utamanya menjalani usaha ini adalah untuk menghindari pengangguran dan memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang produktif. “Daripada nganggur, lebih baik kerja,” ujar pak yanto singkat namun penuh makna. Usaha ini juga dinilai lebih efisien karena biaya operasional yang rendah serta bahan baku yang mudah didapat dari wilayah setempat.

NAMA: Anissa
NPM: 2254201001

Managed & Maintenanced by ArtonLabs